![]() |
TOMOHON|||CK- Curah hujan tinggi atau dikenal dengan fenomena hidrometeorologi, sangat berdampak pada sumber air bersih dan jaringan perpipaan.
Beberapa daerah di Sulawesi Utara (Sulut) mengalami kerusakan pipa yang berpengaruh pada distribusi air bersih. Kota Tomohon menjadi salah satu wilayah yang terdampak akibat fenomena ini.
Itu sebabnya, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kota Tomohon dibawa pimpinan Adrian Ngenget gerak cepat tangani kerusakan pipa, akibat curah hujan tinggi.
Ia menerangkan, pihaknya telah dan sementara melakukan pembersihan sumber air dan bak reservoir, lantaran curah hujan tinggi yang menyebabkan longsor serta air kotor.
“Ada beberapa titik kerusakan atau kebocoran pipa karna tidak kuat menampung air dangan volume dan tekanan besar,” kata Andrian Ngenget, sapaan akrabnya, Senin (24/3).
Dirinya menerangkan, kerusakan pipa diakibatkan tidak mampu menampung volume dan tekanan air yang ‘Over limit’ lantaran intensitas hujan tinggi.
“Jaringan pipa mengalami kerusakan, bocor akibat tidak mampu menampung air dengan volume dan tekanan besar,” ujarnya.
Atas hal itu, petugas PDAM dibawa komando Andrian Ngenget tidak akan tinggal diam dalam menangani hal itu.
“Ketika ada kerusakan, kami langsung turun untuk melakukan perbaikan, kendati hujan dan beresiko itu tidak jadi penghambat kami untuk memenuhi kebutuhan pelanggan,” Tutupnya. (MiRa)